Analisis Penanganan dn Estimasi Kerugian Akibat TC Expired Karena Tidak Diambil di UDD PMI Pangkalpinang Tahun 2021
Latar Belakang: Transfusi trombosit merupakan salah satu metode pencegahan dan pengobatan pada pasien yang mengalami pendarahan, kelainan fungsi trombosit, serta sebagai terapi penderita trombositopenia. Hal inilah yang menyebabkan tingginya permintaan komponen darah TC di rumah sakit dari berbagai bagian seperti pada poli kebidanan, anak, umum, penyakit dalam serta bagian lainnya. Sehingga penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis penanganan dan estimasi kerugian akibat TC expired karena tidak diambil di UDD PMI Pangkalpinang Tahun 2021. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Pemilihan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel pada penelitian ini jumlah komponen darah TC yang tidak digunakan. Pembahasan: Penelitian ini membahas analisis komponen darah TC yang tidak digunakan, persentase jumlah TC yang dimusnahkan, dan estimasi kerugian UDD. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukan bahwa bangsal yang tidak mengambil dari TC tidak terpakai 119 kantong (8,8 %) dari TC terpenuhi paling banyak adalah bangsal anak sebanyak 68 kantong (5,0%), dan paling sedikit adalah bangsal bedah dan lainnya sebanyak 0 kantong (0%) dengan estimasi kerugian UDD sejumlah Rp. 10.814.839,-.
Detail Information
Citation
. (2022).Analisis Penanganan dn Estimasi Kerugian Akibat TC Expired Karena Tidak Diambil di UDD PMI Pangkalpinang Tahun 2021.(Electronic Thesis or Dissertation). Retrieved from https://localhost/etd